Presiden Xi Jinping memperingatkan Amerika Serikat Untuk Tidak Mengganggu.

Joe Biden și Xi Jinping. Foto: Profimedia

Presiden Xi Jinping memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melewati empat “garis merah” utama selama pertemuannya dengan Presiden Joe Biden di KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Lima. Garis merah ini mencakup (1) Taiwan, (2) demokrasi dan hak asasi manusia, (3) sistem politik dan (4) ekonomi Tiongkok, serta kepentingan pembangunan Tiongkok.

Xi menyampaikan peringatan ini dalam pertemuan dengan Biden di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Peru pada Sabtu, 16 November 2024.

Xi mengkritik kepemimpinan Taiwan yang dianggapnya melakukan “tindakan separatis” yang mengancam perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut. Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk menguasai pulau itu. Beijing juga telah meningkatkan kegiatan militer di dekat Taiwan dalam beberapa tahun terakhir.

Meskipun Amerika Serikat tidak secara resmi mengakui Taiwan secara diplomatis, Taiwan tetap menjadi sekutu keamanan utama AS, yang menyediakan senjata dan dukungan lainnya. Kemitraan ini menjadi titik perdebatan utama dalam hubungan Tiongkok-AS.

Xi juga menyuarakan keprihatinan tentang keterlibatan AS di Laut China Selatan, mendesak Washington untuk menghindari campur tangan dalam perselisihan dan berhenti mendukung tindakan provokatif. Beijing mengklaim kedaulatan atas hampir semua terumbu karang dan pulau di Laut Cina Selatan, meskipun pengadilan internasional tahun 2016 memutuskan bahwa klaim ini tidak memiliki dasar hukum.